Static Routing dengan Failover Otomatis - Perwira Learning Center

 

Halo semua kembali lagi di blog saya! Kali ini saya akan membahas tentang static routing dengan failover otomatis.Yuk simak penjelasannya!


Latar belakang

Di jaringan yang menggunakan router MikroTik, koneksi internet sangat bergantung terhadap kestabilan di jalur utama. Kalau jalur itu mengalami gangguan, maka akses jaringan bisa terputus dan aktivitas pengguna terganggu.Untuk menjaga koneksi tetap berjalan, maka digunakanlah static routing dengan failover otomatis di MikroTik. Administrator akan mengatur gateway utama dan gateway cadangan. Ketika gateway utama tidak dapat diakses, router MikroTik otomatis mengalihkan trafik ke jalur cadangan.

Saya memilih cara ini karena konfigurasinya yang sederhana, tidak membebani perangkat, dan efektif untuk menjaga koneksi tetap stabil tanpa butuh pengaturan manual saat terjadi gangguan.


Alat dan Bahan

Perangkat lunak:

  • Firefox 

Perangkat keras:

  • Laptop 


Pembahasan

Apa itu failover?

failover adalah cara untuk mengalihkan traffic secara otomatis ke jalur cadangan/backup saat jalur utama sedang mengalami gangguan/tidak ada koneksi internet.

Analogi

Saat kita menulis menggunakan pulpen.Anggap saja saat kita sedang ulangan menggunakan kertas,tapi tiba tiba pulpen kita habis.Otomatis kita akan bingung jika tidak ada pulpen cadangan.Tapi jika ada pulpen cadangan kita bisa menggunakannya jika pulpen utamanya habis atau gancet.Sama seperti konsep failover.

 

Cara router memilih jalur itu bagaimana?

Router akan kasih nilai prioritas ke setiap jalurnya.

Namanya yaitu distance.

  • distance kecil akan menjadi prioritas tinggi/dipakai dulu
  • distance besar akan menjadi cadangan

 

Daftar pustaka

https://www.tembolok.id/cara-failover-mikrotik/

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama