Kelebihan Fiber optik:
1. Kecepatan transmisi data jauh lebih tinggi
Fiber optik menggunakan cahaya sebagai media transmisi sehingga data dapat dikirim dengan sangat cepat dibandingkan kabel tembaga.
2. Bandwidth yang luas
Kapasitas bandwidth yang besar memungkinkan fiber optik mendukung berbagai aplikasi digital modern seperti streaming, cloud, dan komunikasi data dalam skala besar.
3. Jangkauan transmisi lebih panjang
Fiber optik mampu mengirimkan data hingga puluhan kilometer tanpa mengalami penurunan kualitas sinyal yang signifikan.
4. Tahan terhadap gangguan elektromagnetik
Karena tidak menggunakan sinyal listrik, fiber optik tidak terpengaruh oleh gangguan medan elektromagnetik dari perangkat lain.
5. Daya tahan lebih baik dalam jangka panjang
Material fiber optik lebih stabil dan tidak mudah terpengaruh korosi, sehingga lebih awet untuk penggunaan jangka panjang.
Keunggulan Tembaga:
Kabel tembaga tidak memerlukan peralatan khusus, sehingga biaya pemasangan awal lebih rendah dibandingkan fiber optik.
2. Pemasangan lebih mudah
Proses instalasi kabel tembaga lebih sederhana dan dapat dilakukan tanpa keahlian khusus.
3. Perawatan dan perbaikan lebih mudah
Jika terjadi kerusakan, kabel tembaga lebih mudah diperbaiki dibandingkan fiber optik.
4. Perangkat pendukung lebih umum dan murah
Perangkat jaringan untuk kabel tembaga seperti switch dan konektor RJ-45 lebih mudah ditemukan dan harganya terjangkau.
5. Cocok untuk jaringan jarak pendek
Kabel tembaga efektif digunakan pada jaringan lokal (LAN) dengan jarak pendek, seperti di rumah atau sekolah.
Kelemahan Fiber optik:
1. Biaya instalasi relatif mahal
Pemasangan fiber optik membutuhkan peralatan khusus dan tenaga ahli, sehingga biaya awal lebih tinggi.
2. Pemasangan lebih rumit
Proses penyambungan (splicing) harus dilakukan dengan hati-hati karena serat optik bersifat sensitif.
3. Perbaikan lebih sulit
Jika terjadi kerusakan, proses perbaikan fiber optik memerlukan alat dan teknisi khusus.
4. Rentan terhadap kerusakan fisik
Serat optik mudah patah jika tertekuk atau tertarik berlebihan.
5. Perangkat pendukung relatif mahal
Transceiver dan perangkat jaringan untuk fiber optik umumnya lebih mahal dibandingkan perangkat untuk kabel tembaga.
Kelemahan Tembaga:
1.Kecepatan transmisi terbatas
Kabel tembaga tidak mampu mendukung kecepatan sangat tinggi seperti fiber optik.
2.Bandwidth kecil
Kapasitas data yang dapat dikirim lebih terbatas sehingga kurang cocok untuk kebutuhan jaringan besar.
3.Jangkauan transmisi pendek
Umumnya hanya optimal hingga ±100 meter, selebihnya sinyal akan melemah.
4.Rentan terhadap gangguan elektromagnetik
Sinyal listrik pada kabel tembaga mudah terganggu oleh medan elektromagnetik dari perangkat lain.
5.Kualitas sinyal menurun seiring jarak
Semakin jauh jarak transmisi, semakin besar kemungkinan terjadinya noise dan penurunan performa.
Daftar Pustaka
https://dct.co.id/fiber-optic/fiber-optik-fo-dan-kabel-tembaga-mana-yang-lebih-unggul-untuk-kebutuhan-jaringan/
https://artizono.com/id/kabel-tembaga-vs-kabel-serat-optik-kelebihan-kekurangan-dan-perbandingan-teknis/
