Gangguan Internet Saat Cuaca Buruk dan Mengapa FTTH Lebih Stabil - Perwira Learning Center

 




Halo semua! Kembali lagi di blog saya! Pernah ngga si kalian bertanya, kenapa si ketika cuaca buruk FTTH lebih stabil? .YUK langsung aja simak materinya.


Latar belakang

Di era digital ini, kegiatan belajar, bekerja, berkomunikasi, dan hiburan sangat bergantung pada koneksi internet yang cepat dan stabil. Namun, banyak pengguna mengalami masalah seperti koneksi yang lemot,tidak bisa terhubung terutama ketika cuaca buruk, seperti hujan deras, badai, atau angin kencang.

Gangguan ini menyebabkan ketidak nyamanan dan dapat menghambat aktivitas yang penting. Oleh karena itu, penting untuk memahami apa penyebab gangguan internet saat cuaca buruk serta solusi teknologi mana yang lebih tahan terhadap kondisi lingkungan ekstrem. 


Alat dan Bahan

Perangkat lunak:

  • Chat gpt

Perangkat keras:

  • Laptop

Pembahasan


1.1 Gangguan Internet saat Cuaca Buruk

Jaringan internet bisa terganggu saat kondisi cuaca buruk berlangsung. Ada beberapa faktor yang sering menjadi penyebabnya antara lain:

a. Kabel Tembaga yang Rentan terhadap

  1. Air dan Kelembapan
    Saat hujan deras, air dapat merembes ke sambungan kabel yang kurang terlindungi. Air dan kelembapan dapat menyebabkan korosi pada kabel atau konektor sehingga sinyal menjadi lemah atau rusak.

  2. Petir dan Gangguan Elektromagnetik
    Petir menghasilkan lonjakan listrik di udara yang dapat masuk ke jaringan kabel tembaga. Karena kabel tembaga membawa sinyal listrik, gangguan elektromagnetik dari petir bisa mengacaukan sinyal sehingga koneksi menjadi tidak stabil.

  3. Kerusakan Fisik karena Angin Kencang
    Angin kencang dapat membuat kabel yang terpasang di tiang menjadi kendor, rusak, bahkan putus. Akibatnya, koneksi internet ke rumah atau kantor terganggu sehingga bisa hilang.

b. Gangguan pada Sinyal Wireless

Selain kabel, beberapa internet menggunakan teknologi nirkabel (wireless). Hujan deras dan awan tebal bisa mengurangi kualitas sinyal radio karena sinyal itu melemah saat melewati air dan partikel di udara. Karena hal ini juga menyebabkan internet wireless menjadi kurang stabil saat cuaca buruk.


1.2 FTTH Memiliki Jaringan Yang Lebih Stabil Karena

a. Tidak Terpengaruh oleh Interferensi Listrik

Sinyal cahaya yang di dalam kabel fiber optik tidak dipengaruhi oleh medan elektromagnetik, termasuk dari petir atau dari gangguan listrik lain. Oleh karena itu, petir akan sulit untuk mengacaukan sinyal di jaringan FTTH bukan seperti pada kabel tembaga.

b. Lebih Tahan terhadap Air dan Kelembapan

Kabel fiber optik dilindungi oleh lapisan pelindung yang kuat sehingga air atau kelembapan tidak langsung memengaruhi transmisi data. Serta tidak ada elemen logam dalam kabel utama sehingga mengurangi risiko korosi.

c. Sinyal Lebih Jelas dan Stabil

Transmisi cahaya dalam serat optik memiliki redaman (loss) yang sangat rendah dan minim interferensi. Karena hal ini yang membuat koneksi FTTH lebih stabil, cepat dibandingkan jaringan tembaga atau wireless saat cuaca buruk.

Kesimpulan

Cuaca buruk seperti hujan deras, petir, dan angin kencang terbukti bisa mengganggu kualitas koneksi internet, terutama pada jaringan yang masih menggunakan kabel tembaga atau sistem wireless. Air dan kelembapan bisa merusak sambungan kabel, petir menimbulkan gangguan listrik, sementara angin kencang berisiko merusak jalur fisik jaringan. Semua faktor tersebut menyebabkan koneksi menjadi lambat, tidak stabil, bahkan terputus.Sementara itu, FTTH lebih stabil karena menggunakan kabel fiber optik yang mengirim data melalui cahaya, bukan listrik. Teknologi ini lebih tahan dari gangguan cuaca, minim interferensi, dan memiliki kualitas sinyal yang lebih baik. Oleh karena itu, FTTH menjadi solusi  untuk memenuhi kebutuhan internet di berbagai kondisi cuaca.

Daftar pustaka

https://chatgpt.com/

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama